Kizhi: Pulau Gereja Kayu Ajaib di Rusia yang Wajib Dikunjungi

JAKARTA, incatravel.co.id – Pernahkah kamu membayangkan sebuah pulau kecil di tengah danau dengan gereja kayu setinggi 37 meter yang dibangun tanpa satu pun paku? Itulah Kizhi, salah satu destinasi wisata paling menakjubkan di Rusia yang sering disebut sebagai keajaiban dunia kedelapan. Pulau ini menyimpan mahakarya arsitektur kayu yang telah berusia lebih dari 300 tahun.

Kizhi terletak di Danau Onega, wilayah Karelia, Rusia bagian barat laut. Sejak tahun 1990, kompleks gereja di Kizhi telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO bersama dengan Kremlin Moskow dan Pusat Bersejarah St. Petersburg. Artikel ini akan membahas lengkap tentang sejarah, daya tarik, cara berkunjung, hingga tips wisata ke Kizhi.

Apa Itu Kizhi?

Kizhi

Kizhi adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Kepulauan Kizhi, Danau Onega, Republik Karelia, Rusia. Pulau ini memiliki panjang sekitar 5,5 km dan lebar hingga 1,4 km. Meski ukurannya kecil, Kizhi menyimpan kekayaan arsitektur kayu yang luar biasa dan menjadi salah satu museum terbuka terbesar di Rusia.

Nama Kizhi berasal dari bahasa Veps atau Karelia kuno, yaitu “kizhat” atau “kizhansuari” yang berarti “perkumpulan sosial” atau “pulau permainan”. Sejak abad ke-14, pulau ini merupakan bagian dari jalur perdagangan penting antara kota Novgorod dan Laut Putih.

Kizhi Pogost: Kompleks Gereja Warisan Dunia

Daya tarik utama Kizhi adalah Kizhi Pogost, sebuah kompleks keagamaan yang terdiri dari dua gereja kayu dan satu menara lonceng. Dalam bahasa Rusia, “pogost” berarti area tertutup yang mencakup bangunan-bangunan gereja. Kizhi Pogost telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1990 karena nilai arsitektur dan budayanya yang luar biasa.

Sejarah Kizhi

Kizhi memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak abad pertengahan. Berikut perjalanan sejarah pulau ini dari masa ke masa.

Awal Mula Permukiman di Kizhi

Berdasarkan temuan arkeologi, Kizhi sudah dihuni sejak sekitar abad ke-10 Masehi. Artefak keramik dan perunggu yang ditemukan di pulau ini mirip dengan yang ada di Veliky Novgorod. Pada periode ini, orang-orang Novgorod mulai menjajah wilayah Danau Onega, pesisir Laut Putih, dan wilayah utara lainnya.

Kizhi pada Abad ke-15 hingga ke-17

Pada abad ke-15, setelah aneksasi Republik Novgorod oleh Keharyapatihan Moskow, tercatat ada 18 distrik administratif dan keagamaan yang disebut Pogost di wilayah Danau Onega. Buku Sensus tahun 1582/83 pertama kali menyebut Gereja Transfigurasi dan Gereja Syafaat sebagai gereja paroki Kizhi Pogost yang meliputi area luas dengan 180 desa.

Pada abad ke-17, Kizhi berfungsi sebagai pos pertahanan melawan invasi Swedia dan Polandia. Catatan tahun 1696 menyebutkan bahwa gereja-gereja di Kizhi hancur terbakar akibat sambaran petir pada tahun 1693 atau 1694, namun segera dibangun kembali oleh penduduk setempat.

Pemberontakan Petani Kizhi (1769-1771)

Salah satu peristiwa bersejarah di Kizhi adalah Pemberontakan Kizhi yang terjadi pada tahun 1769-1771. Pemberontakan ini dipicu oleh perintah gubernur yang memaksa petani bekerja di tambang marmer Tivdiysk dan pembangunan pabrik metalurgi Lizhemsky pada musim panen.

Para petani menolak dan diikuti oleh hingga 40.000 orang dari seluruh Karelia yang dipimpin oleh Kliment Sobolev, Andrei Salnikov, dan Semen Kostin. Pemberontakan ini berpusat di Kizhi Pogost. Meski akhirnya ditekan oleh pasukan militer pada akhir Juni 1771, peristiwa ini menandai perlawanan rakyat terhadap penindasan.

Kizhi pada Era Modern

Pada awal abad ke-20, distrik Kizhi terdiri dari 47 desa dengan populasi sekitar 2.500 jiwa. Ekonomi lokal bergantung pada perikanan, pertanian, kerajinan, dan perdagangan. Karena lokasinya yang terpencil, gereja-gereja di Kizhi tetap beroperasi lebih lama dibanding wilayah lain dan baru ditutup oleh pemerintah Bolshevik pada tahun 1937.

Pada tahun 1951, museum terbuka Kizhi didirikan dan menjadi salah satu museum terbuka pertama di Rusia. Pada tahun 1966, Cagar Museum Kizhi resmi dibentuk, mengumpulkan banyak monumen arsitektur kayu dari seluruh wilayah Zaonezhye untuk dilestarikan.

Bangunan Ikonik di Kizhi

Kizhi terkenal dengan koleksi arsitektur kayu tradisional Rusia yang luar biasa. Berikut adalah bangunan-bangunan ikonik yang bisa kamu temukan di pulau ini.

1. Gereja Transfigurasi (Preobranzhenskaya)

Gereja Transfigurasi adalah bangunan paling ikonik di Kizhi dan sering dianggap sebagai keajaiban arsitektur dunia. Berikut fakta-fakta menarik tentang gereja ini:

Aspek Keterangan
Tahun Dibangun 1714
Tinggi 37 meter (121 kaki)
Jumlah Kubah 22 kubah
Material Kayu pinus Scots lokal
Keunikan Dibangun tanpa satu pun paku
Fungsi Gereja musim panas

Menurut legenda, Gereja Transfigurasi dibangun oleh seorang tukang kayu bernama Nestor bersama timnya. Setelah menyelesaikan gereja setinggi 37 meter ini tanpa menggunakan paku, Nestor melemparkan kapaknya ke danau dan berkata bahwa tidak akan pernah ada gereja lain seperti ini.

Gereja ini memiliki struktur tiga tingkat dengan 22 kubah yang tersusun bertingkat, menciptakan siluet yang sangat indah seperti dongeng. Kubah-kubahnya dilapisi dengan sirap kayu aspen yang berkilau keperakan saat terkena cahaya matahari. Gereja Transfigurasi sering dibandingkan dengan Katedral St. Basil di Red Square, Moskow.

2. Gereja Syafaat (Pokorovskaya)

GerejaSyafaat dibangun pada tahun 1764, sekitar 50 tahun setelah Gereja Transfigurasi. Gereja ini memiliki 10 kubah (ada sumber yang menyebut 9 kubah) dan berfungsi sebagai gereja musim dingin karena memiliki sistem pemanas.

Aspek Keterangan
Tahun Dibangun 1764
Jumlah Kubah 9-10 kubah
Material Kayu
Fungsi Gereja musim dingin
Interior Ikon-ikon lokal abad ke-17 dan ke-18

Interior Gereja Syafaat dihiasi dengan ikon-ikon yang dibuat oleh seniman lokal pada abad ke-17 dan ke-18. Desainnya lebih sederhana dibanding Gereja Transfigurasi, namun tetap memukau dengan proporsi yang sempurna.

3. Menara Lonceng

Menaralonceng berbentuk segi delapan dibangun pada tahun 1862 untuk melengkapi kompleks Kizhi Pogost. Menara ini juga terbuat seluruhnya dari kayu dan menjadi elemen penting yang menyatukan harmoni arsitektur antara kedua gereja.

4. Gereja Kebangkitan Lazarus

GerejaKebangkitan Lazarus diyakini sebagai gereja kayu tertua yang masih ada di Rusia, berasal dari abad ke-14 (sekitar tahun 1390). Gereja ini awalnya berada di Biara Murom dan dipindahkan ke Kizhi pada tahun 1959 untuk dilestarikan.

5. Bangunan Tradisional Lainnya

Selain gereja-gereja utama, Kizhi juga memiliki berbagai bangunan tradisional yang dipindahkan dari berbagai desa di Karelia:

  • Lebih dari 20 rumah petani tradisional
  • Lumbung-lumbung kayu
  • Kincir angin
  • Rumah mandi (banya)
  • Kapel-kapel kecil dari berbagai periode

Tabel Bangunan Utama di Kizhi

Bangunan Tahun Kubah Asal Status
Gereja Transfigurasi 1714 22 Kizhi UNESCO
Gereja Syafaat 1764 9-10 Kizhi UNESCO
Menara Lonceng 1862 Kizhi UNESCO
Gereja Lazarus ~1390 1 Biara Murom Dipindahkan 1959
Kapel Assumption Akhir abad 17 1 Desa Vassilyevo Asli lokasi
Kapel Archangel Mikhail Abad 18 1 Desa Lelikozero Dipindahkan 1961

Mengapa Kizhi Disebut Keajaiban Dunia?

Kizhi sering disebut sebagai “keajaiban dunia kedelapan” oleh penduduk Karelia. Ada beberapa alasan mengapa Kizhi layak menyandang gelar tersebut.

1. Arsitektur Tanpa Paku

Salah satu keajaiban terbesar Kizhi adalah teknik pembangunan tradisional yang tidak menggunakan paku logam sama sekali. Para tukang kayu Rusia menggunakan teknik notching atau sistem sambungan khusus untuk menyatukan balok-balok kayu pinus. Teknik ini tidak hanya menghasilkan struktur yang kuat, tetapi juga memungkinkan kayu “bernapas” dan beradaptasi dengan perubahan cuaca.

2. Harmoni dengan Alam

Kompleks Kizhi Pogost dirancang dengan sempurna untuk menyatu dengan lanskap sekitarnya. Gereja-gereja yang berdiri di tepi danau, dikelilingi padang rumput dan perairan biru, menciptakan pemandangan seperti negeri dongeng. UNESCO mengakui bahwa lanskap Kizhi dapat dianggap sebagai lanskap nasional Rusia.

3. Keahlian Pertukangan Luar Biasa

Gereja Transfigurasi dengan 22 kubahnya merupakan bukti keahlian pertukangan Rusia yang tidak tertandingi. Tidak ada bangunan kayu lain di dunia yang memiliki kompleksitas dan keindahan serupa. Struktur ini telah bertahan lebih dari 300 tahun meski hanya menggunakan kapak sebagai alat utama pembuatannya.

4. Pelestarian Budaya Ortodoks

Kizhi Pogost merupakan contoh luar biasa dari kompleks keagamaan Ortodoks di wilayah terpencil Rusia. Dua gereja dengan fungsi berbeda (musim panas dan musim dingin) menunjukkan adaptasi tradisi keagamaan dengan kondisi iklim setempat.

Restorasi Kizhi

Antara tahun 1999 hingga 2020-an, proyek restorasi besar dilakukan di Gereja Transfigurasi. Proyek ini menggabungkan riset ilmiah, teknologi modern, metode pertukangan tradisional, dan standar restorasi internasional.

Prinsip Restorasi Kizhi

Restorasi Kizhi mengikuti empat prinsip utama yang direkomendasikan oleh ICOMOS:

  1. Intervensi Minimal – Hanya memperbaiki bagian yang benar-benar rusak
  2. Reversibilitas – Setiap perbaikan bisa dikembalikan ke kondisi sebelumnya
  3. Dapat Dibedakan – Bagian baru bisa diidentifikasi dari bagian asli
  4. Kompatibilitas – Material baru sesuai dengan material asli

Pengakuan Internasional

Proyek restorasi Kizhi melibatkan ahli dari berbagai negara termasuk Norwegia, Jepang, dan Finlandia. Pada tahun 2021, proyek ini dianugerahi Penghargaan Pemerintah Rusia dalam bidang Kebudayaan sebagai contoh pelestarian warisan nasional.

Pada tanggal 19 Agustus 2021, Gereja Transfigurasi menggelar kebaktian pertamanya setelah 84 tahun ditutup, menandai keberhasilan restorasi dan kembalinya fungsi liturgi gereja.

Cara Pergi ke Kizhi

Perjalanan ke Kizhi membutuhkan perencanaan karena lokasinya yang terpencil. Berikut panduan lengkap cara menuju ke Kizhi.

Rute dari Indonesia ke Kizhi

Tahap Rute Transportasi Durasi
1 Jakarta → Moskow Pesawat 12-15 jam (transit)
2 Moskow → St. Petersburg Kereta/Pesawat 4-6 jam
3 St. Petersburg → Petrozavodsk Kereta 6-7 jam
4 Petrozavodsk → Kizhi Hydrofoil 75 menit

Dari Petrozavodsk ke Kizhi

Petrozavodsk, ibu kota Republik Karelia, adalah titik keberangkatan utama menujuKizhi. Ada beberapa opsi transportasi:

Musim Panas (Mei-Oktober):

  • Hydrofoil (Kapal Cepat) – Pilihan paling populer, perjalanan 75 menit, berangkat minimal 2 kali sehari
  • Kapal Pesiar – Beberapa kapal pesiar sungai Rusia singgah diKizhi

Musim Dingin (Januari-Maret):

  • Hovercraft – Kendaraan yang bisa melintasi es
  • Snowmobile – Untuk petualang
  • Kereta Anjing (Dog Sled) – Pengalaman unik
  • Ski – Bagi yang sangat aktif

Tips Transportasi ke Kizhi

  1. Pada musim panas, hydrofoil sering penuh. Sebaiknya pesan tiket lebih awal, terutama jika bepergian dalam grup
  2. Perjalanan pulang-pergi dari Petrozavodsk keKizhi memakan waktu sekitar 7 jam (3 jam di kapal, 4 jam di pulau)
  3. Beberapa tur wisata dari St. Petersburg menawarkan paket sehari keKizhi

Biaya Wisata ke Kizhi

Berikut estimasi biaya untuk mengunjungiKizhi dari Indonesia:

Estimasi Biaya Perjalanan ke Kizhi

Komponen Estimasi Biaya
Tiket Pesawat PP Jakarta-Moskow Rp 10.000.000 – Rp 15.000.000
Visa Rusia Rp 1.700.000 – Rp 2.000.000
Kereta Moskow-St.Petersburg Rp 500.000 – Rp 1.500.000
Kereta St.Petersburg-Petrozavodsk Rp 400.000 – Rp 800.000
Hydrofoil PP Petrozavodsk-Kizhi + Tiket Masuk Rp 600.000 – Rp 800.000
Penginapan per malam Rp 400.000 – Rp 1.000.000
Makan per hari Rp 150.000 – Rp 300.000
Total (7-10 hari) Rp 20.000.000 – Rp 35.000.000

Tiket Masuk dan Tur di Kizhi

Layanan Harga (perkiraan)
Tiket Masuk Museum Rp 150.000 – Rp 250.000
Audio Guide Rp 50.000 – Rp 100.000
Tur Berpemandu Rp 200.000 – Rp 400.000
Sewa Sepeda Rp 100.000 – Rp 200.000
Tur Restorasi (Behind the Scenes) Rp 300.000 – Rp 500.000

Waktu Terbaik Mengunjungi Kizhi

Waktu kunjungan sangat memengaruhi pengalaman wisata di Kizhi. Berikut panduan musim terbaik.

Musim Panas (Juni-Agustus)

Kelebihan:

  • Cuaca hangat dan cerah
  • Hari yang panjang (white nights)
  • Akses mudah dengan hydrofoil
  • Semua fasilitas buka
  • Pemandangan hijau dan bunga liar

Kekurangan:

  • Musim ramai turis
  • Harga lebih mahal
  • Perlu booking lebih awal

Musim Gugur (September-Oktober)

Kelebihan:

  • Turis lebih sedikit
  • Warna dedaunan indah
  • Cuaca masih cukup nyaman

Kekurangan:

  • Hydrofoil mulai jarang
  • Cuaca tidak stabil

Musim Dingin (Januari-Maret)

Kelebihan:

  • Pemandangan salju yang magis
  • Pengalaman unik (hovercraft, dog sled)
  • Hampir tidak ada turis

Kekurangan:

  • Sangat dingin (-20°C hingga -30°C)
  • Akses terbatas
  • Beberapa fasilitas tutup

Tabel Cuaca diKizhi

Bulan Suhu Rata-rata Kondisi Rekomendasi
Januari -12°C Salju, beku Petualang
April 3°C Mencair Tidak disarankan
Juni 15°C Hangat Sangat disarankan
Juli 18°C Terbaik Sangat disarankan
Agustus 16°C Hangat Sangat disarankan
Oktober 5°C Dingin Cukup disarankan

Tips Wisata ke Kizhi

Berikut tips penting untuk memaksimalkan kunjunganmu keKizhi.

1. Persiapkan Waktu yang Cukup

Luangkan minimal 4 jam untuk menjelajahiKizhi. Dua jam pertama untuk Kizhi Pogost dan sekitarnya, sisanya untuk menjelajahi bangunan tradisional dan desa-desa di pulau.

2. Bawa Perlengkapan yang Tepat

  • Sepatu nyaman untuk berjalan di medan tidak rata
  • Jaket atau sweater (cuaca bisa berubah)
  • Topi dan sunscreen di musim panas
  • Kamera dengan baterai cadangan
  • Snack dan air minum

3. Pertimbangkan Tur Berpemandu

Tur berpemandu akan memberikan wawasan mendalam tentang sejarah dan arsitekturKizhi. Tersedia audio guide dalam berbagai bahasa termasuk Inggris.

4. Jangan Lewatkan Pertunjukan Lonceng

Di Kapel Archangel Mikhail, kamu bisa menyaksikan pertunjukan membunyikan lonceng tradisional. Suara lonceng yang bergema di tengah keheningan pulau adalah pengalaman yang tak terlupakan.

5. Hormati Situs Keagamaan

Kizhiadalah situs keagamaan yang masih aktif. Berpakaian sopan dan bersikap hormat saat memasuki gereja-gereja.

6. Pesan Tiket Lebih Awal

Terutama di musim panas, tiket hydrofoil dan tur sering penuh. Pesan melalui agen perjalanan atau website resmi museum.

Aktivitas Menarik di Kizhi

Selain mengagumi arsitektur, ada berbagai aktivitas yang bisa kamu nikmati di Kizhi.

1. Tur Arsitektur dan Sejarah

JelajahiKizhi Pogost dan pelajari teknik pembangunan tanpa paku yang menakjubkan. Kamu juga bisa melihat proses restorasi yang sedang berlangsung.

2. Mengunjungi Rumah Petani Tradisional

Masuki rumah-rumah petani Karelia dan lihat bagaimana kehidupan sehari-hari masyarakat pedesaan Rusia di masa lalu.

3. Menyaksikan Kerajinan Tradisional

MuseumKizhi sering mengadakan demonstrasi kerajinan tradisional seperti ukiran kayu, tenun, dan kerajinan lainnya.

4. Bersepeda Keliling Pulau

Sewa sepeda dan jelajahi pulau sepanjang 5,5 km. Nikmati pemandangan padang rumput, tepi danau, dan bangunan-bangunan bersejarah.

5. Piknik di Tepi Danau

Bawa bekal dan nikmati piknik di tepi Danau Onega dengan pemandangan gereja-gereja kayu yang memukau.

6. Fotografi

Kizhiadalah surga bagi fotografer. Kubah-kubah gereja yang berkilau, refleksi di air danau, dan lanskap hijau menciptakan komposisi foto yang sempurna.

Fakta Menarik tentang Kizhi

Berikut beberapa fakta menarik yang mungkin belum kamu ketahui tentang Kizhi:

  1. 200.000 Pengunjung per Tahun – Meski terpencil, Kizhimenarik sekitar 200.000 wisatawan setiap tahunnya
  2. 87 Bangunan Kayu – Museum terbuka Kizhimemiliki sekitar 87 konstruksi kayu bersejarah
  3. 41.000 Koleksi – Museum menyimpan lebih dari 41.000 artefak termasuk peralatan rumah tangga, furnitur, dan benda-benda tradisional
  4. White Nights – Di musim panas, Kizhimengalami fenomena white nights di mana matahari hampir tidak terbenam
  5. Kubah Aspen – Kubah-kubah gereja dilapisi dengan sekitar 30.000 sirap kayu aspen yang dipasang satu per satu

Kesimpulan

Kizhi adalah destinasi wisata yang wajib masuk dalam bucket list setiap pecinta sejarah, arsitektur, dan keindahan alam. Pulau kecil di tengah Danau Onega ini menyimpan mahakarya arsitektur kayu yang tidak ada duanya di dunia.

Dari Gereja Transfigurasi dengan 22 kubahnya yang dibangun tanpa paku, hingga rumah-rumah petani tradisional yang menceritakan kehidupan masa lalu, Kizhi menawarkan perjalanan waktu ke Rusia kuno. Meski membutuhkan usaha ekstra untuk mencapainya, pengalaman mengunjungiKizhi akan menjadi kenangan tak terlupakan.

Apakah kamu tertarik mengunjungi keajaiban dunia kedelapan ini? Mulailah merencanakan perjalananmu keKizhi dan saksikan sendiri keindahan yang telah memikat dunia selama berabad-abad!

Baca juga konten dengan artikel terkait tentang: Travel

Baca juga artikel lainnya: Vikos Gorge Yunani Ngarai Terdalam di Dunia yang Memukau

Author