Ban Rak Thai Desa Wisata Tersembunyi Paling Indah di Thailand

JAKARTA, incatravel.co.id – Ban Rak Thai menjadi destinasi wisata tersembunyi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan pencinta ketenangan. Desa kecil ini terletak di Provinsi Mae Hong Son dekat perbatasan Myanmar. Selain itu, tempat ini menawarkan pemandangan danau memukau dengan latar perkebunan teh hijau nan asri. Suasana berkabut di pagi hari menciptakan panorama magis bak negeri dongeng Tiongkok kuno.

Nama Ban Rak Thai secara harfiah berarti desa yang mencintai Thailand. Oleh karena itu, nama ini mencerminkan sejarah unik tempat ini sebagai pemukiman pengungsi dari Tiongkok. Perpaduan budaya Thai dan Yunnan terasa kental di setiap sudut desa. Misalnya, arsitektur rumah tanah liat dan aroma teh wangi dari kedai tepi danau sangat khas. Dengan demikian, Ban Rak Thai menawarkan petualangan budaya yang tidak terlupakan bagi wisatawan Indonesia.

Sejarah Menarik di Balik Ban Rak Thai

Ban Rak Thai

Ban Rak Thai memiliki latar belakang sejarah yang sangat menarik. Pertama, tempat ini didirikan oleh para tentara Kuomintang atau Partai Nasionalis Tiongkok. Mereka melarikan diri setelah kalah dalam Perang Saudara China tahun 1949. Awalnya mereka mengungsi ke Myanmar. Namun, kemudian mereka berpindah ke Thailand saat tentara Tiongkok menyerang wilayah Shan tahun 1960-an.

Pemerintah Thailand memberikan perlindungan kepada para pengungsi ini dengan syarat tertentu. Sebagai imbalannya, mereka harus membantu menjaga perbatasan utara dari ancaman komunisme. Selanjutnya, para mantan tentara membangun pemukiman dan mengembangkan perkebunan teh. Pada tahun 1983 hingga 1984, desa ini resmi dinamai Ban Rak Thai yang berarti desa cinta Thailand.

Hingga kini penduduk Ban Rak Thai masih mempertahankan tradisi Yunnan yang kental. Mereka berbicara dalam dialek Yunnan dan memasak makanan khas Tiongkok. Selain itu, mereka membangun rumah dengan arsitektur tradisional China yang indah. Museum Ban Din War menyimpan koleksi artefak sejarah para pendiri komunitas. Dengan demikian, keunikan budaya menjadikan Ban Rak Thai sebagai destinasi wisata istimewa.

Lokasi dan Cara Menuju Ban Rak Thai

Ban Rak Thai terletak di Kecamatan Mok Cham Pae, Distrik Mueang, Provinsi Mae Hong Son. Desa ini berada pada ketinggian 1.776 hingga 1.800 meter di atas permukaan laut. Oleh karena itu, udaranya sejuk sepanjang tahun bahkan di musim panas. Jaraknya sekitar 45 kilometer dari pusat kota Mae Hong Son. Perjalanan darat memerlukan waktu sekitar satu jam melalui jalanan pegunungan berkelok.

Untuk mencapai Ban Rak Thai, wisatawan memiliki beberapa pilihan transportasi:

  • Pertama, menyewa mobil atau motor dari Mae Hong Son dengan tarif 300 Baht per hari untuk motor
  • Kedua, menggunakan taksi pickup kuning dari Pasar Sai Yud dengan tarif 120 Baht per orang
  • Ketiga, memesan tur paket dari Chiang Mai yang mencakup beberapa destinasi dalam Mae Hong Son Loop
  • Terakhir, menggunakan layanan sewa van privat yang cocok untuk rombongan keluarga

Perjalanan dari Chiang Mai ke Ban Rak Thai memerlukan waktu 7 hingga 8 jam. Jaraknya sekitar 270 kilometer melewati kota Pai yang juga destinasi populer. Karena itu, banyak wisatawan memilih bermalam di Pai terlebih dahulu. Jalanan cukup berkelok dengan pemandangan pegunungan indah. Namun, bagi yang mudah mabuk perjalanan, disarankan menyiapkan obat anti mual.

Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Ban Rak Thai

Memilih waktu tepat untuk berkunjung sangat penting. Musim paling direkomendasikan yaitu November hingga Februari. Periode ini merupakan musim dingin di Thailand Utara. Pada saat itu, udara sangat sejuk dengan suhu 10 hingga 20 derajat Celsius. Selain itu, langit cerah membuat pemandangan terlihat menakjubkan.

Pagi hari di Ban Rak Thai selama musim dingin menjadi waktu paling magis. Kabut tipis menyelimuti permukaan danau dan pegunungan sekitarnya. Akibatnya, fenomena ini menciptakan suasana romantis untuk berburu foto. Matahari terbit sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 menjadi momen terbaik. Saat itu, keindahan kabut perlahan menghilang ketika sinar mentari menyinari desa.

Beberapa waktu yang perlu dipertimbangkan saat merencanakan kunjungan:

  1. Pertama, musim hujan Juni hingga Oktober menarik karena pemandangan sangat hijau
  2. Kedua, hari libur panjang Thailand biasanya sangat ramai pengunjung lokal
  3. Ketiga, Festival Tea Tasting setiap Februari menjadi waktu istimewa mencicipi teh premium
  4. Terakhir, akhir pekan musim dingin lebih ramai dengan banyak perahu di danau

Daya Tarik Utama yang Memukau di Ban Rak Thai

Ban Rak Thai menawarkan berbagai atraksi menarik bagi wisatawan. Oleh karena itu, banyak pengunjung betah berlama-lama dan ingin kembali lagi.

Pertama, danau di tengah desa menjadi ikon utama Ban Rak Thai. Airnya jernih memantulkan bayangan rumah tradisional bergaya Yunnan. Pada pagi hari, kabut tipis mengambang di atas permukaan air. Akibatnya, pemandangan terlihat seperti lukisan Tiongkok kuno yang memesona. Wisatawan dapat mengelilingi danau dalam 20 hingga 30 menit berjalan kaki.

Kedua, perkebunan teh menghijau di lereng bukit menjadi daya tarik berikutnya. Desa ini terkenal dengan teh oolong berkualitas tinggi. Iklim pegunungan sejuk dan tanah subur membuat teh tumbuh subur. Selain itu, wisatawan dapat mengunjungi perkebunan dan melihat proses pemetikan daun teh. Bahkan mereka bisa berfoto mengenakan topi jerami dan keranjang petani teh.

Ketiga, arsitektur rumah tanah liat bergaya Yunnan memberikan nuansa eksotis khas Tiongkok. Bangunan dilengkapi atap bergaya xieshan tradisional dan lampion merah. Dengan demikian, suasana ini membuat wisatawan merasa berkunjung ke Provinsi Yunnan.

Aktivitas Seru di Ban Rak Thai yang Wajib Dicoba

Berbagai kegiatan menarik menanti wisatawan di Ban Rak Thai. Berikut beberapa aktivitas yang wajib dicoba:

  • Pertama, naik perahu kayu tradisional berhias lampion merah berkeliling danau selama 30 menit
  • Kedua, mencicipi aneka teh lokal seperti oolong, jasmine, dan green tea di kedai-kedai tepi danau
  • Ketiga, mengunjungi perkebunan teh Lee Wine Resort untuk melihat proses budidaya
  • Keempat, berburu foto di spot instagramable seperti tepi danau berkabut dan jalan berlampion
  • Kelima, mengunjungi Museum Ban Din War untuk mempelajari sejarah komunitas Kuomintang
  • Keenam, membeli oleh-oleh berupa teh premium, buah kering, dan keramik Yunnan
  • Ketujuh, menyaksikan matahari terbit dari perahu di tengah danau saat kabut menyelimuti
  • Terakhir, berjalan-jalan sore menyusuri jalan desa sambil menikmati suasana lokal

Perjalanan perahu paling direkomendasikan dilakukan pagi hari sekitar pukul 06.20. Saat itu, kabut masih menyelimuti danau. Selain itu, malam hari setelah pukul 19.00 juga menarik. Lampu desa menyala dan terpantul indah di permukaan air tenang.

Kuliner Khas Yunnan di Ban Rak Thai

Pengalaman kuliner di Ban Rak Thai menjadi highlight yang tidak boleh dilewatkan. Makanan di sini sangat berbeda dari masakan Thai pada umumnya. Hidangan yang disajikan merupakan masakan autentik Yunnan warisan turun temurun. Menariknya, rasa makanan Yunnan bersahabat di lidah wisatawan Indonesia. Hal ini karena kemiripan bumbu dengan masakan Chinese Indonesia.

Beberapa hidangan signature yang wajib dicicipi antara lain:

  1. Pertama, Stewed Pork Leg with Mantou yaitu kaki babi empuk dengan roti kukus lembut
  2. Kedua, Yunnan Hotpot yaitu sup panas berisi sayuran dan jamur yang menghangatkan
  3. Ketiga, Glazed Mushrooms yaitu jamur dengan saus manis gurih khas Yunnan
  4. Keempat, Chinese Steamed Buns disajikan dengan susu kental manis sebagai cemilan
  5. Kelima, Homemade Fruit Wine dengan varian plum, lychee, peach, dan nanas
  6. Terakhir, Freshly Brewed Oolong Tea dengan aroma wangi dari perkebunan sekitar

Lee Wine Yunnan Restaurant dan Lee Wine Cafe menjadi pilihan populer. Keduanya menyajikan menu lengkap masakan Yunnan. Selain itu, lokasinya strategis menghadap danau dengan pemandangan indah.

Pilihan Penginapan di Ban Rak Thai

Menginap semalam di Ban Rak Thai sangat direkomendasikan. Dengan demikian, wisatawan dapat merasakan suasana pagi berkabut dan malam penuh bintang. Beberapa pilihan akomodasi tersedia mulai dari sederhana hingga resort nyaman.

Lee Wine Rak Thai Resort menjadi akomodasi paling terkenal di Ban Rak Thai. Lokasinya strategis menghadap danau dan dikelilingi perkebunan teh hijau. Resort ini menawarkan cottage bergaya Yunnan dengan konstruksi tanah liat. Oleh karena itu, pengalaman menginap terasa autentik seperti tinggal di desa Tiongkok. Fasilitas meliputi restoran, area tea tasting, dan akses ke perkebunan teh.

Pilihan penginapan lain yang direkomendasikan meliputi:

  • Pertama, Longlai Kezhan yaitu guesthouse dengan kamar ber-AC dan hot tub nyaman
  • Kedua, Wojia 我家 yaitu penginapan dengan kamar menghadap danau dan teras outdoor
  • Ketiga, Chasa Rakthai Resort yaitu resort di lereng perkebunan teh dengan pemandangan spektakuler
  • Terakhir, guesthouse tradisional keluarga dengan harga terjangkau dan keramahan khas

Reservasi jauh-jauh hari sangat disarankan terutama saat musim dingin. Akomodasi cepat penuh pada akhir pekan. Harga bervariasi mulai 500 Baht untuk guesthouse hingga 2000 Baht untuk resort.

Destinasi Wisata Sekitar BanRakThai

Kunjungan ke Ban Rak Thai dapat dikombinasikan dengan destinasi menarik lain. Dengan demikian, pengalaman wisata menjadi lebih lengkap dan memuaskan.

Pertama, Pang Ung dijuluki Switzerland of Thailand. Letaknya sekitar 20 menit berkendara dari Ban Rak Thai. Danau alpine ini dikelilingi hutan pinus dengan pemandangan indah. Selain itu, camping di tepi Pang Ung menjadi aktivitas populer wisatawan lokal.

Kedua, Su Tong Pae Bridge merupakan jembatan bambu terpanjang di Thailand. Jembatan ini membentang di atas hamparan sawah hijau yang asri. Wisatawan dapat berjalan menyeberangi sambil menikmati pemandangan pedesaan.

Ketiga, Pai menjadi kota transit populer bagi wisatawan dari Chiang Mai. Kota kecil ini menawarkan suasana santai dengan air terjun dan pemandian air panas. Selain itu, pasar malam Pai sangat ramai dan cocok untuk bermalam.

Terakhir, Namtok Pha Suea Waterfall di Taman Nasional Tham Pla sangat cantik. Air terjun ini berada di tengah hutan tropis rimbun. Oleh karena itu, tempat ini cocok untuk menyegarkan diri setelah perjalanan panjang.

Tips Praktis Berkunjung ke BanRakThai

Beberapa saran penting untuk memaksimalkan kunjungan ke Ban Rak Thai:

  • Pertama, bawa jaket tebal atau sweater karena suhu cukup dingin di pagi dan malam
  • Kedua, siapkan obat anti mabuk karena jalanan pegunungan sangat berkelok
  • Ketiga, bawa uang tunai cukup karena fasilitas ATM sangat terbatas di desa
  • Keempat, gunakan sepatu nyaman karena medan berupa tanjakan dan tangga
  • Kelima, pesan akomodasi jauh-jauh hari terutama saat musim dingin atau akhir pekan
  • Keenam, datang pagi sekali sekitar pukul 06.00 untuk menikmati kabut
  • Ketujuh, hormati budaya penduduk lokal yang mempertahankan tradisi Yunnan
  • Terakhir, alokasikan waktu minimal satu malam untuk merasakan ketenangan desa

Durasi kunjungan ideal yaitu 2 hingga 3 hari. Dengan demikian, wisatawan dapat menjelajahi destinasi sekitar seperti Pang Ung dan Pai sekaligus.

Kesimpulan

Ban Rak Thai menawarkan pengalaman wisata berbeda dari destinasi mainstream di Thailand. Desa ini memadukan keindahan alam pegunungan dengan warisan budaya Yunnan yang kental. Selain itu, suasana tenang di sini sangat menyegarkan jiwa. Desa tepi danau berkabut ini cocok bagi wisatawan pencari pelarian dari hiruk pikuk kota. Dengan demikian, mereka dapat menikmati ketenangan sambil menyeruput teh hangat. Karena itu, Ban Rak Thai layak masuk daftar destinasi wajib kunjung bagi perencana perjalanan ke Thailand Utara.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Travel

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Tham Lod Cave: Gua Menakjubkan di Thailand Utara

Author