Pulau Sipadan: Surga Selam Terbaik di Malaysia

JAKARTA, incatravel.co.id – Di lepas pantai timur Sabah, sebuah pulau kecil muncul dari dasar laut sedalam 600 meter. Moreover, Pulau Sipadan adalah satu satunya pulau samudera di Malaysia dan termasuk tempat selam terbaik di dunia. Jacques Cousteau, penyelam legendaris dari Prancis, pernah berkata bahwa Pulau Sipadan adalah karya seni alam yang belum tersentuh. Furthermore, lebih dari 400 jenis ikan dan ratusan jenis karang hidup di perairan pulau ini. In addition, penyu hijau, hiu martil, pari manta, dan ribuan ikan barakuda menjadi pemandangan biasa di bawah air. Therefore, bagi pecinta laut dan selam, Pulau Sipadan adalah tujuan yang wajib masuk dalam daftar perjalanan.

Apa Itu Pulau Sipadan dan Letak Geografisnya

Pulau Sipadan

Pulau Sipadan terletak di Laut Sulawesi di lepas pantai timur negara bagian Sabah, Malaysia. Moreover, pulau ini berada di ujung timur laut Pulau Borneo yang merupakan pulau terbesar ketiga di dunia. Pulau Sipadan terbentuk dari karang yang tumbuh di atas kerucut gunung berapi mati selama ribuan tahun. Furthermore, proses pembentukan ini membuat pulau ini unik karena muncul langsung dari dasar laut dalam bukan dari landas benua.

Also, ukuran Pulau Sipadan sangat kecil. Panjangnya hanya sekitar 500 meter dan lebarnya sekitar 200 meter. In addition, meski kecil di permukaan, dunia bawah lautnya sangat luas dan kaya. Dinding karang menjulang dari kedalaman 600 meter sampai ke permukaan. Moreover, Pulau Sipadan berada di jantung cekungan Indo-Pasifik yang merupakan pusat keragaman laut terkaya di dunia. Therefore, letak dan proses pembentukannya yang unik menjadikan Pulau Sipadan sebagai tempat selam kelas dunia.

Sejarah Pulau Sipadan dari Suaka Burung Sampai Taman Laut

Pulau Sipadan punya sejarah panjang yang menarik. Moreover, jauh sebelum penyelam datang, pulau ini sudah dikenal sebagai tempat penting bagi satwa liar. Furthermore, perjalanan sejarahnya penuh liku mulai dari suaka burung sampai menjadi taman laut yang dilindungi.

Berikut tonggak sejarah penting Pulau Sipadan:

  • Tahun 1933, pemerintah kolonial Borneo Utara menyatakan pulau ini sebagai suaka burung terutama untuk burung megapode yang membangun sarang dari gundukan tanah
  • Tahun 1963, pemerintah Malaysia menetapkan ulang status suaka burung ini setelah kemerdekaan
  • Tahun 1964, Pulau Sipadan menjadi bagian dari cagar telur penyu Sabah. Langkah penting untuk lindungi penyu yang menjadi ikon pulau
  • Tahun 1983, Borneo Divers mulai menjalankan perjalanan selam ke pulau ini. Ini awal mula wisata selam di Pulau Sipadan
  • Tahun 1989, Jacques Cousteau membuat film tentang penyu di pulau ini dan menyebutnya sebagai karya seni yang belum tersentuh
  • Tahun 2002, Mahkamah Internasional memutuskan Pulau Sipadan milik Malaysia setelah sengketa wilayah dengan Indonesia
  • Tahun 2004, pemerintah Malaysia menutup semua enam resort di pulau dan menjadikannya taman laut demi jaga kelestarian
  • Tahun 2015, area lindung diperluas menjadi 16.860 hektar yang kini dikelola oleh Sabah Parks

In addition, sejak 2019, hanya 178 izin selam yang diberikan setiap hari untuk jaga kelestarian terumbu karang. Also, pada tahun 2023, pulau sempat ditutup selama satu bulan agar ekosistem bisa pulih. Therefore, sejarah Pulau Sipadan menunjukkan perjalanan panjang menuju keseimbangan antara wisata dan pelestarian alam.

Kehidupan Laut Pulau Sipadan yang Luar Biasa Kaya

Kekayaan laut Pulau Sipadan adalah alasan utama mengapa penyelam dari seluruh dunia datang ke sini. Moreover, keragaman hayati di perairan pulau ini setara dengan Kepulauan Galapagos dan Truk di Mikronesia. Furthermore, perpaduan dinding karang yang dalam dan lokasi di pusat Indo-Pasifik membuat kehidupan lautnya sangat beragam.

Berikut satwa laut yang sering dijumpai di Pulau Sipadan:

  • Penyu hijau dan penyu sisik yang datang untuk kawin dan bertelur di pantai pulau. Penyelam bisa bertemu puluhan penyu dalam satu kali selam
  • Ribuan ikan barakuda yang berenang membentuk pusaran seperti tornado. Pemandangan ini menjadi ikon utama Pulau Sipadan
  • Gerombolan besar ikan jack atau trevally bermata besar yang berputar di atas kepala penyelam
  • Ikan kakak tua benjol raksasa yang berenang berkelompok di pagi hari menuju tempat makan mereka
  • Hiu sirip putih dan hiu karang abu abu yang sering beristirahat di celah celah dinding karang
  • Hiu martil yang muncul di perairan dalam terutama di titik selam South Point pada kedalaman 40 meter
  • Pari manta dan pari elang yang sesekali melintas di perairan terbuka sekitar pulau
  • Hiu paus yang muncul pada waktu tertentu meski jarang terlihat. Ini adalah hadiah besar bagi penyelam yang beruntung

In addition, di bawah permukaan, ratusan jenis karang lunak dan karang keras menghiasi dinding pulau. Spons raksasa, kipas laut, dan anemon juga tumbuh subur. Therefore, Pulau Sipadan menawarkan pengalaman bawah laut yang sulit ditandingi tempat lain di dunia.

Titik Selam Terbaik di Pulau Sipadan

Pulau Sipadan punya sekitar 20 titik selam yang tersebar mengelilingi pulau. Moreover, setiap titik punya keunikan dan daya tarik tersendiri. Furthermore, beberapa titik sudah masuk daftar selam terbaik dunia.

Berikut titik selam terbaik di Pulau Sipadan:

  • Barracuda Point. Titik paling terkenal di pulau ini. Penyelam bisa saksikan ribuan barakuda yang berputar membentuk tornado raksasa. Ada juga hiu karang, penyu, dan ikan jack dalam jumlah besar
  • Drop Off. Dulu dianggap sebagai selam pantai terbaik di dunia saat resort masih ada di pulau. Dinding karang terjun langsung ke kedalaman 600 meter. Penyu, hiu, dan ikan kakak tua benjol sering terlihat
  • South Point. Titik terbaik untuk bertemu hiu martil dan hiu ekor panjang di kedalaman 40 meter. Cocok untuk penyelam berpengalaman
  • Turtle Tomb. Gua bawah air yang ditemukan Jacques Cousteau pada tahun 1980an. Di dalamnya ada lorong lorong yang menyimpan kerangka penyu yang tersesat dan tenggelam. Wajib pakai pemandu
  • Hanging Gardens. Sisi barat pulau yang dipenuhi kipas laut dan spons laras besar yang menggantung dari tebing karang
  • Coral Gardens. Surga untuk pencinta foto bawah air. Karang yang sehat dan beragam ditambah banyak hewan kecil seperti nudibranch
  • Mid Reef. Dinding vertikal yang bisa dinikmati dengan mengikuti arus. Penyelam bisa bertemu belut moray, ikan angel, dan penyu

In addition, selam di Pulau Sipadan hanya boleh dilakukan antara jam 6 pagi sampai 4 sore. Selam malam tidak diizinkan. Therefore, setiap menit di bawah air Pulau Sipadan sangat berharga dan penuh kejutan.

Cara Mendapatkan Izin Selam di Pulau Sipadan

Sejak semua resort ditutup pada tahun 2004, tidak ada yang boleh menginap di Pulau Sipadan. Moreover, jumlah penyelam per hari dibatasi ketat untuk jaga kelestarian. Furthermore, mendapatkan izin selam butuh perencanaan jauh hari sebelumnya.

Berikut cara mendapatkan izin selam di Pulau Sipadan:

  1. Pesan paket selam melalui penyelenggara selam berlisensi yang punya jatah izin harian. Tidak bisa datang sendiri tanpa pemandu
  2. Pesan jauh hari sebelumnya terutama di musim ramai antara April sampai Desember. Izin bisa habis berbulan bulan sebelumnya
  3. Menginap di resort di pulau terdekat yaitu Pulau Mabul atau Pulau Kapalai. Perjalanan perahu dari sana ke Sipadan sekitar 25 menit
  4. Izin harian tersedia sebanyak 178 per hari. Setiap penyelenggara punya jatah sendiri dan biasanya memberi izin bergilir kepada tamu
  5. Biaya izin masuk Sipadan adalah 100 ringgit Malaysia untuk wisatawan asing per hari. Biaya selam tambahan 350 ringgit per hari
  6. Hanya penyelam dengan sertifikat Advanced Open Water ke atas yang boleh selam di Sipadan sejak Oktober 2022
  7. Menginap minimal tiga sampai empat malam di resort terdekat untuk tingkatkan peluang dapat izin

In addition, beberapa penyelenggara juga tawarkan perjalanan kapal selam hidup atau liveaboard yang mencakup izin Sipadan dalam paketnya. Therefore, perencanaan awal adalah kunci utama untuk bisa selam di Pulau Sipadan.

Cara Menuju Pulau Sipadan dari Indonesia dan Negara Lain

Pulau Sipadan terletak di ujung timur Malaysia yang cukup terpencil. Moreover, perlu beberapa kali transit untuk sampai ke sana. Furthermore, memahami rute perjalanan bisa bantu rencanakan waktu dan anggaran dengan lebih baik.

Berikut cara menuju Pulau Sipadan:

  • Terbang ke Tawau, Sabah. Ini adalah bandara terdekat ke Pulau Sipadan. Dari Kuala Lumpur butuh sekitar 2,5 jam terbang. Dari Kota Kinabalu butuh sekitar 1 jam terbang
  • Dari Indonesia, bisa terbang ke Kota Kinabalu lewat Kuala Lumpur atau Jakarta lalu sambung ke Tawau. Beberapa maskapai punya rute langsung
  • Dari Tawau, naik taksi atau minibus ke kota Semporna yang berjarak sekitar 60 sampai 90 menit perjalanan darat
  • Dari Semporna, pihak resort akan jemput dengan perahu dan antar ke resort di Pulau Mabul, Pulau Kapalai, atau naik ke kapal selam hidup
  • Dari resort, perjalanan perahu ke Pulau Sipadan memakan waktu sekitar 15 sampai 25 menit tergantung lokasi resort

In addition, maskapai AirAsia dan Malaysia Airlines melayani rute ke Tawau. Also, sebaiknya tiba di Tawau satu hari sebelum jadwal selam agar tidak terburu buru. Therefore, meski perjalanannya agak panjang, keindahan Pulau Sipadan di bawah air akan membayar semua usaha.

Waktu Terbaik dan Tips Wisata ke Pulau Sipadan

Pulau Sipadan bisa dikunjungi sepanjang tahun tapi ada waktu yang lebih baik dari yang lain. Moreover, beberapa tips perjalanan bisa bantu pengalaman jadi lebih lancar dan berkesan. Furthermore, persiapan yang matang sangat penting karena fasilitas di pulau sangat terbatas.

Berikut waktu terbaik dan tips wisata ke Pulau Sipadan:

  • Waktu terbaik untuk selam adalah April sampai Desember. Air lebih jernih dan arus lebih tenang di periode ini. Suhu air berkisar 26 sampai 34 derajat Celcius sepanjang tahun
  • Pesan paket selam minimal 6 bulan sebelumnya untuk musim ramai. Izin selam sangat terbatas dan cepat habis
  • Bawa perlengkapan selam sendiri jika punya. Meski resort sediakan sewaan, peralatan sendiri lebih nyaman dan terjamin
  • Siapkan kamera bawah air. Pulau Sipadan adalah surga untuk foto bawah laut. Jangan sampai momen tornado barakuda tidak terekam
  • Hormati aturan taman laut. Jangan sentuh karang, jangan beri makan ikan, dan jangan ambil apa pun dari bawah air
  • Siapkan uang tunai dalam ringgit Malaysia. Tidak semua resort di pulau terpencil punya mesin gesek kartu
  • Bawa obat mabuk laut jika mudah mabuk perahu. Perjalanan perahu dari Semporna ke resort bisa agak berombak
  • Nikmati juga selam lumpur atau muck diving di Pulau Mabul di hari tanpa izin Sipadan. Banyak hewan unik kecil yang menarik di sana

In addition, Pulau Sipadan juga ramah untuk perenang permukaan atau snorkeler meski pengalaman terbaiknya ada di bawah air. Therefore, dengan persiapan yang matang, perjalanan ke Pulau Sipadan akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan seumur hidup.

Kesimpulan

Pulau Sipadan adalah permata tersembunyi di ujung timur Malaysia yang layak disebut surga bawah laut terbaik di dunia. Moreover, sebagai satu satunya pulau samudera di Malaysia yang muncul dari dasar laut sedalam 600 meter, keunikannya tidak tertandingi. Furthermore, lebih dari 400 jenis ikan, ratusan jenis karang, penyu hijau, tornado barakuda, dan hiu martil menjadikan setiap selam di sini pengalaman yang luar biasa. In addition, sejarah panjangnya dari suaka burung tahun 1933 sampai taman laut tahun 2004 menunjukkan komitmen kuat untuk jaga kelestarian. Therefore, rencanakan perjalanan jauh hari, pesan izin lewat penyelenggara berlisensi, dan siapkan diri untuk saksikan keajaiban laut yang pernah membuat Jacques Cousteau kagum. Finally, PulauSipadan bukan sekadar tempat selam melainkan karya seni alam yang wajib dilihat setidaknya sekali dalam seumur hidup.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Travel

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Pulau Perhentian: Surga Tersembunyi di Pantai Timur Malaysia yang Wajib Dikunjungi

Author