JAKARTA, incatravel.co.id – Di Kimberley yang sangat terpencil di barat laut Australia Barat, tersembunyi sebuah pemandangan alam yang sangat tidak biasa dan sangat tidak ada duanya di seluruh dunia. Bungle Bungle Range adalah kawasan formasi batu yang sangat unik — bukit-bukit berbentuk seperti sarang lebah raksasa dengan pola bergaris oranye dan hitam yang sangat dramatis, tersebar di atas dataran merah yang sangat gersang sejauh mata memandang.
Yang membuat kisah Bungle Bungle semakin menarik adalah fakta bahwa formasi batu ini baru diketahui oleh dunia luar pada awal 1980-an — meskipun suku Aboriginal Purnululu telah tinggal dan hidup di kawasan ini selama puluhan ribu tahun. Pada 2003, Taman Nasional Purnululu yang mencakup Bungle Bungle Range ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Nama “Bungle Bungle” diyakini berasal dari kata “bundle bundle” — nama sebuah rumput liar yang sangat umum di kawasan ini, atau mungkin dari kesalahpahaman dalam komunikasi antara pendatang dan masyarakat lokal. Namun demikian, nama asli yang digunakan oleh suku Aboriginal setempat untuk kawasan ini adalah “Purnululu” — nama yang kini resmi digunakan untuk taman nasional yang melindunginya.
Keajaiban Alam Bungle Bungle Range

- Formasi sarang lebah yang unik: Bukit-bukit batu dengan pola bergaris oranye dan hitam yang sangat khas adalah pemandangan yang tidak ada duanya di seluruh planet. Pola ini terbentuk dari lapisan batu pasir berbeda yang memiliki kandungan mineral berbeda — lapisan oranye mengandung oksida besi dan lapisan hitam mengandung sianobakteri (alga biru-hijau).
- Ngarai Echidna Chasm: Celah ngarai yang sangat sempit dan sangat dalam yang memotong melalui formasi batu. Di bagian paling dalam, dinding-dinding batu berwarna merah menyala mengepit langit yang sangat sempit di atas. Sinar matahari menyinari bagian bawah ngarai hanya selama beberapa saat di sekitar tengah hari.
- Cathedral Gorge: Ngarai yang lebih lebar dengan ruangan besar di ujungnya yang akustiknya sangat luar biasa — sunyi yang sangat dalam kadang diisi oleh suara air yang menetes dari dinding batu.
- Pemandangan dari udara: Bungle Bungle paling dramatis dilihat dari udara. Penerbangan wisata dari Kununurra atau langsung di atas formasi memberikan perspektif yang sangat berbeda dan sangat menakjubkan dari bentuk-bentuk bukit yang tidak terlihat dari darat.
- Kehidupan liar Kimberley: Kawasan Purnululu adalah rumah bagi berbagai satwa unik Australia seperti wallaby, reptil berbagai jenis, berbagai burung endemik, dan berbagai jenis kadal yang tidak ditemukan di tempat lain.
Rute Perjalanan Menuju Bungle Bungle Range
- Jakarta → Darwin atau Perth → Kununurra: Tersedia penerbangan ke Darwin atau Perth, kemudian penerbangan domestik ke Kununurra — kota terdekat dengan Bungle Bungle Range, sekitar 300 kilometer jaraknya.
- Kununurra → Taman Nasional Purnululu: Dari Kununurra, perjalanan darat ke taman nasional memakan waktu sekitar 3 hingga 4 jam melalui Great Northern Highway dan kemudian jalan kerikil 4WD sepanjang 53 kilometer yang hanya bisa dilalui kendaraan 4WD.
- Penerbangan wisata: Cara paling populer melihat Bungle Bungle bagi yang tidak punya waktu atau kendaraan 4WD adalah dengan penerbangan wisata dari Kununurra yang menawarkan pemandangan dari udara yang sangat dramatis.
Tips Perjalanan ke Bungle Bungle Range
- Kendaraan 4WD adalah keharusan mutlak untuk masuk ke taman nasional via darat — kendaraan biasa tidak bisa melewati jalan kerikil yang sangat berbatu dan berdebu.
- Bawa persediaan air, makanan, dan bahan bakar yang sangat cukup karena tidak ada fasilitas jual di dalam taman nasional.
- Kunjungi antara April hingga Oktober — musim kemarau yang aman. Sebaliknya, musim hujan antara November hingga Maret menutup akses darat sepenuhnya karena banjir.
- Daftarkan rencana perjalanan ke Parks and Wildlife Western Australia sebelum memasuki taman nasional.
- Pertimbangkan penerbangan wisata jika waktu terbatas — pemandangan dari udara jauh lebih dramatis dari darat.
Estimasi Biaya Wisata ke Bungle Bungle Range
- Tiket pesawat (PP) Jakarta–Darwin atau Perth: Rp3.000.000 hingga Rp9.000.000
- Penerbangan domestik ke Kununurra (PP): Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000
- Sewa kendaraan 4WD di Kununurra: Rp800.000 hingga Rp2.000.000 per hari
- Penerbangan wisata di atas Bungle Bungle: Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000 per orang
- Tiket masuk Taman Nasional Purnululu: sekitar Rp150.000 per kendaraan
- Penginapan di dalam taman (camping): Rp100.000 hingga Rp200.000 per malam
Total perjalanan 3 hingga 5 hari di kawasan Bungle Bungle diperkirakan antara Rp5.000.000 hingga Rp15.000.000 per orang di luar tiket pesawat internasional.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Bungle Bungle Range
Musim kemarau antara April hingga Oktober adalah satu-satunya waktu yang bisa dikunjungi secara darat. Selain itu, suhu di periode ini sangat nyaman antara 20 hingga 30 derajat Celsius. Sebaliknya, musim hujan antara November hingga Maret membuat seluruh akses darat tertutup banjir dan taman nasional sepenuhnya ditutup untuk kunjungan.
Kesimpulan: Bungle Bungle Range, Keajaiban yang Menunggu di Ujung Dunia
Bungle Bungle Range adalah tempat yang membutuhkan usaha yang tidak sedikit untuk dicapai — kendaraan 4WD, jalan berbatu, dan jarak yang sangat jauh dari mana pun. Namun demikian, bagi siapa pun yang pernah berdiri di Echidna Chasm dan melihat dinding-dinding batu merah menyala mengepit langit yang sempit di atas kepala, semua usaha itu terasa sangat sangat sepadan.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Travel
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Wai-O-Tapu Thermal Wonderland: Panduan Wisata Surga Panas Bumi Warna-Warni