JAKARTA, incatravel.co.id – Ada tempat-tempat di dunia yang begitu berpengaruh sehingga namanya masuk ke dalam kosakata berbagai bahasa di seluruh dunia. Geysir di Islandia adalah salah satunya. Dari nama kawasan inilah kata “geyser” yang kini dipakai secara luas untuk menyebut semburan air panas alami berasal.
Terletak di Lembah Haukadalur di barat daya Islandia, Geysir adalah kawasan panas bumi yang sudah dikenal sejak abad ke-13. Geyser utama bernama Geysir sendiri saat ini jarang aktif secara teratur. Namun demikian, tetangganya bernama Strokkur menjadi bintang utama kawasan ini. Strokkur menyemburkan air panas setinggi 15 hingga 40 meter ke udara setiap 5 hingga 10 menit. Konsistensinya membuat siapa pun yang menontonnya tidak bisa berhenti terpesona.
Seorang fotografer asal Yogyakarta, Rafi, yang mengunjungi Geysir di awal musim panas, mengaku hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. “Detik-detik sebelum semburan, permukaan air bergelembung membentuk kubah biru yang sangat indah. Setelah itu meledak ke atas. Saya menonton selama satu jam penuh dan tidak bosan sama sekali,” ceritanya.
Keajaiban Alam di Kawasan Geysir

Kompleks Geysir adalah bagian dari Golden Circle — rute wisata paling populer di Islandia. Rute ini menghubungkan tiga tujuan alam paling ikonik dalam satu perjalanan sehari:
- Strokkur: Geyser paling aktif di kawasan ini, menyembur setiap 5 hingga 10 menit. Momen tepat sebelum semburan — saat permukaan air membentuk gelembung biru bening raksasa — adalah salah satu momen foto paling terkenal di Islandia.
- Kolam panas bumi berwarna: Di sekitar Strokkur terdapat berbagai kolam air panas berwarna biru kehijauan yang sangat indah. Uapnya mengepul sepanjang waktu dan suhunya bisa sangat tinggi.
- Geysir bersejarah: Meski tidak aktif secara rutin, melihat langsung kawah Geysir yang memberi nama “geyser” kepada dunia adalah pengalaman yang memiliki nilai sejarah tersendiri.
Mengapa Islandia Adalah Negara Paling Unik di Dunia
Geysir hanyalah satu dari sekian banyak bukti bahwa Islandia adalah tempat di mana alam bekerja dengan cara yang berbeda dari tempat lain di Bumi. Pulau vulkanik ini duduk tepat di atas batas dua lempeng tektonik besar — Amerika Utara dan Eurasia — yang terus bergerak menjauh satu sama lain. Hasilnya adalah aktivitas panas bumi yang luar biasa aktif di seluruh penjuru pulau.
Selain itu, Islandia memiliki lebih dari 130 gunung berapi yang masih aktif, puluhan gletser yang menutupi sekitar 11 persen luas daratannya, dan ribuan sumber air panas yang tersebar di seluruh wilayah. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika Islandia disebut sebagai “tanah api dan es” — sebuah julukan yang terasa sangat akurat bagi siapa pun yang pernah mengunjunginya.
Golden Circle: Tiga Keajaiban dalam Satu Hari
Geysir hampir selalu dikunjungi bersama dua tujuan lain yang sama-sama menakjubkan dalam rute Golden Circle:
- Þingvellir National Park: Situs di mana lempeng tektonik Amerika Utara dan Eurasia terpisah dan bisa dilihat langsung. Di sini juga berdiri Alþingi — parlemen pertama di dunia, didirikan pada tahun 930 Masehi. Selain itu, kawasan ini menawarkan snorkeling di Silfra — celah antara dua lempeng dengan air yang sangat jernih.
- Air Terjun Gullfoss: Air terjun dua tingkat raksasa yang mengalirkan Sungai Hvítá ke dalam ngarai yang dalam. Ini adalah salah satu air terjun paling dramatis di Eropa. Kabut airnya sering membentuk pelangi yang sangat indah di siang hari yang cerah.
Islandia di Luar Golden Circle
Bagi yang ingin menjelajahi lebih jauh, Islandia menyimpan banyak keajaiban lain:
- Blue Lagoon: Kolam panas bumi bergaya spa yang sangat terkenal. Lokasinya hanya 40 menit dari Reykjavik dan 20 menit dari bandara — cocok dikunjungi saat tiba atau sebelum pulang.
- Seljalandsfoss dan Skogafoss: Dua air terjun di sepanjang Ring Road yang bisa dijangkau dengan mudah dari Reykjavik dalam satu hari.
- Jökulsárlón Glacier Lagoon: Laguna berisi kepingan es biru yang terapung dari gletser Vatnajökull — salah satu pemandangan paling dramatis di Islandia.
Rute Perjalanan Menuju Geysir
- Jakarta → Reykjavik: Tersedia penerbangan dengan transit di London, Amsterdam, atau kota Eropa lainnya. Waktu perjalanan total sekitar 18 hingga 24 jam.
- Reykjavik → Geysir: Dari Reykjavik, Geysir berjarak sekitar 115 kilometer ke timur dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam. Tersedia berbagai tur Golden Circle dari Reykjavik yang berangkat setiap hari.
- Sewa mobil: Pilihan paling bebas untuk menjelajahi Golden Circle sesuai kecepatan sendiri.
Tips Perjalanan ke Geysir
- Berdirilah di sisi berlawanan dari arah angin saat menonton Strokkur. Pasalnya, semburannya bisa membuat basah jika posisi tidak tepat.
- Jangan pernah menyentuh air di kolam panas bumi mana pun karena suhunya bisa sangat berbahaya.
- Datanglah di pagi hari sebelum rombongan tur besar dari Reykjavik tiba. Dengan begitu, suasana jauh lebih tenang dan nyaman.
- Siapkan kamera dengan kecepatan rana tinggi untuk menangkap momen semburan Strokkur yang berlangsung sangat cepat.
- Bawa pakaian berlapis. Cuaca Islandia sangat sulit ditebak dan angin bisa sangat kencang bahkan di musim panas.
- Gabungkan kunjungan ke Geysir dengan Þingvellir dan Gullfoss dalam satu hari untuk efisiensi waktu dan biaya.
Estimasi Biaya Wisata ke Geysir dan Golden Circle
- Tiket pesawat (PP) Jakarta–Reykjavik: Rp10.000.000 hingga Rp22.000.000
- Tiket masuk kawasan Geysir: Gratis (area terbuka)
- Golden Circle tour dari Reykjavik: Rp400.000 hingga Rp900.000 per orang
- Sewa mobil di Reykjavik: Rp500.000 hingga Rp1.200.000 per hari
- Penginapan di Reykjavik: Rp700.000 hingga Rp2.500.000 per malam
- Makan per hari di Islandia: Rp300.000 hingga Rp700.000 per orang
Total perjalanan 5 hingga 7 hari di Islandia termasuk Golden Circle diperkirakan antara Rp8.000.000 hingga Rp20.000.000 per orang di luar tiket pesawat.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Geysir Islandia
Islandia bisa dikunjungi sepanjang tahun dengan pengalaman yang sangat berbeda di setiap musim. Musim panas antara Juni hingga Agustus menawarkan fenomena Midnight Sun — matahari yang tidak pernah benar-benar terbenam. Sebaliknya, musim dingin antara Oktober hingga Februari adalah waktu terbaik untuk menyaksikan Aurora Borealis di langit malam Islandia yang gelap.
Kesimpulan: Geysir Islandia, Tempat di Mana Bumi Membuktikan Kehidupannya
Geysir mengajarkan bahwa planet yang kita tinggali ini jauh dari diam. Di bawah permukaan yang terlihat tenang, ada energi yang luar biasa — panas, tekanan, dan kekuatan yang sewaktu-waktu meledak ke permukaan. Menyaksikan Strokkur menyembur adalah momen ketika seseorang benar-benar merasakan bahwa Bumi adalah sesuatu yang hidup. Pada akhirnya, kita semua hanyalah tamu di permukaannya.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Travel
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Mont Blanc: Atap Eropa yang Tak Pernah Berhenti Memukau