JAKARTA, incatravel.co.id – Brunei dikenal sebagai negara kecil yang kaya di pesisir utara Kalimantan. Pada dasarnya, negara ini menyimpan kekayaan alam luar biasa di balik kemewahan kotanya. Salah satu bukti nyata kekayaan alam itu adalah Ulu Temburong National Park.
Ulu Temburong National Park menjadi tujuan utama bagi wisatawan pencinta alam dan petualangan. Justru keberadaan kawasan ini menunjukkan betapa seriusnya Brunei menjaga kelestarian hutan. Sekitar 80 persen wilayah Brunei masih berupa hutan hujan yang sangat terjaga hingga saat ini.
Mengenal Ulu Temburong National Park

Ulu Temburong National Park adalah taman nasional pertama di Brunei. Taman ini didirikan pada tahun 1991 dan membentang seluas 50.000 hektar. Pada dasarnya, kawasan ini terdiri dari hutan hujan tropis dataran rendah yang sangat lebat.
Letak taman nasional ini cukup unik dan menarik. Distrik Temburong terpisah dari wilayah utama Brunei oleh Distrik Limbang milik Malaysia. Hal ini membuat kawasan hutan terisolasi secara alami dari pembangunan perkotaan. Selain itu, medan yang curam turut menjaga hutan dari gangguan manusia.
Sementara itu, hanya sebagian kecil area yang terbuka untuk wisatawan. Kawasan yang bisa dikunjungi terbatas di sekitar jalur kanopi dan air terjun. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Brunei menjaga kelestarian alam. Dengan kata lain, Ulu Temburong National Park benar-benar dijaga ketat demi masa depan.
Masyarakat adat seperti suku Iban dan Murut sudah mendiami kawasan sekitar taman nasional ini selama berabad-abad. Kehidupan mereka sangat bergantung pada hutan melalui berburu dan meramu. Hal ini justru turut menjaga kelestarian alam karena mereka hidup secara berkelanjutan. Selain itu, wisatawan bisa mengunjungi perkampungan adat Batang Duri untuk mengenal budaya mereka.
Daya Tarik Utama di Ulu Temburong National Park
Ulu Temburong National Park menawarkan banyak daya tarik bagi pecinta alam. Berikut beberapa hal menarik yang bisa dinikmati di kawasan ini:
- Jalur kanopi setinggi 60 meter. Daya tarik paling terkenal adalah jalur kanopi yang menjulang di atas puncak pepohonan. Wisatawan bisa menikmati pemandangan hutan dari ketinggian yang luar biasa. Selain itu, pemandangan dari atas sangat memukau dan sulit dilupakan.
- Perjalanan perahu panjang menyusuri sungai. Perjalanan menuju taman nasional ini sudah menjadi petualangan tersendiri. Wisatawan harus menaiki perahu panjang tradisional menyusuri Sungai Temburong. Maka dari itu, pengalaman ini menjadi momen paling berkesan.
- Hutan hujan tropis yang masih sangat murni. Hutan di kawasan ini berusia ratusan tahun dan nyaris tidak tersentuh. Berbagai jenis pohon raksasa, pakis purba, dan lumut tumbuh lebat di sini. Hal ini menjadikan kawasan ini sebagai hutan paling asli di Kalimantan.
- Keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Ulu Temburong National Park menjadi rumah bagi lebih dari 400 jenis kupu-kupu. Burung enggang yang langka juga hidup di kawasan ini. Selain itu, serangga raksasa, ular, dan katak bisa ditemui di jalur pendakian.
- Air terjun dan kolam alami untuk berendam. Setelah mendaki, wisatawan bisa berendam di kolam alami yang sangat jernih. Suasana hutan yang tenang membuat berendam terasa sangat menenangkan. Pada dasarnya, tempat ini menjadi hadiah sempurna setelah perjalanan panjang.
Cara Menuju Taman Nasional Ini
Perjalanan menuju Ulu Temburong National Park merupakan petualangan tersendiri yang sangat seru. Berikut dua cara utama untuk sampai ke kawasan taman nasional ini:
- Jalur laut dari Bandar Seri Begawan. Wisatawan bisa naik perahu cepat dari ibu kota Brunei menuju kota Bangar. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 45 menit melewati Teluk Brunei. Dari Bangar, perjalanan dilanjutkan ke Batang Duri lewat darat.
- Jalur darat melalui Jembatan SOAS. Jembatan Sultan Omar Ali Saifuddien menghubungkan wilayah utama Brunei ke Temburong. Perjalanan darat ini memakan waktu sekitar 1,5 jam dari ibu kota. Hal ini menjadi pilihan yang lebih mudah bagi banyak wisatawan.
Dari Batang Duri, wisatawan melanjutkan perjalanan dengan perahu panjang bermesin. Perjalanan perahu ini memakan waktu sekitar 30 menit menyusuri Sungai Temburong. Arus sungai yang deras dan pepohonan lebat di tepi sungai menambah keseruan. Maka dari itu, perjalanan menuju taman nasional ini sudah terasa seru sejak awal.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Ulu Temburong National Park bisa dikunjungi sepanjang tahun karena iklim tropis Brunei yang hangat. Namun demikian, ada waktu tertentu yang lebih nyaman untuk berkunjung ke kawasan ini:
- Bulan Maret hingga Oktober. Periode ini merupakan musim kering di Brunei. Cuaca lebih cerah dan jalur pendakian tidak terlalu licin. Selain itu, permukaan air sungai cukup tinggi untuk perjalanan perahu.
- Bulan November hingga Februari. Periode ini masuk musim hujan di Brunei. Hujan bisa turun deras dan jalur pendakian menjadi licin. Namun demikian, hutan terlihat lebih hijau dan segar di musim ini.
Pada dasarnya, wisatawan harus datang pagi-pagi sekali ke titik keberangkatan. Kebanyakan tur berangkat dari ibu kota sekitar pukul 07.30 pagi. Hal ini agar wisatawan punya cukup waktu menikmati semua kegiatan di taman.
Tips Penting Sebelum Berkunjung
Mengunjungi Ulu Temburong National Park memerlukan persiapan yang matang. Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum berangkat:
- Wajib ikut tur berpemandu resmi. Wisatawan tidak bisa masuk ke taman ini secara mandiri tanpa izin khusus. Oleh karena itu, bergabung dengan tur dari agen resmi menjadi satu-satunya cara.
- Pilih agen perjalanan yang terpercaya. Freme Travel adalah agen terbesar di Brunei yang rutin menyelenggarakan tur. Selain itu, Sumbiling Eco Village juga menawarkan paket menginap di hutan.
- Siapkan perlengkapan yang tepat. Sepatu dengan pegangan kuat sangat penting karena jalur bisa licin. Bawa tabir surya, topi, dan air minum yang cukup. Maka dari itu, kenyamanan sangat bergantung pada persiapan yang matang.
- Persiapkan kondisi tubuh yang cukup bugar. Jalur menuju kanopi membutuhkan tenaga yang cukup besar. Wisatawan harus menaiki ratusan anak tangga untuk sampai ke puncak. Hal ini menuntut kebugaran agar perjalanan tetap menyenangkan.
- Bawa pelindung untuk perangkat bawaan. Kelembapan di dalam hutan sangat tinggi dan bisa merusak barang. Saat naik perahu, percikan air juga bisa mengenai tas bawaan. Dengan kata lain, tas tahan air menjadi perlengkapan yang sangat penting.
Biaya dan Penginapan di Ulu Temburong National Park
Biaya tur satu hari ke Ulu Temburong National Park berkisar 150 hingga 155 dolar Brunei per orang. Harga ini biasanya sudah mencakup transportasi, kegiatan, dan makan siang. Selain itu, wisatawan bisa mendapat harga lebih murah jika memesan langsung di kantor agen.
Bagi yang ingin menginap, Ulu Ulu Resort adalah penginapan di dalam kawasan taman. Penginapan ini menawarkan berbagai tipe kamar mulai dari asrama hingga kamar mewah. Sementara itu, Sumbiling Eco Village di tepi Sungai Temburong menawarkan suasana yang lebih sederhana.
Paket menginap dua hari satu malam dibanderol sekitar 325 hingga 330 dolar Brunei. Paket ini mencakup penginapan, makan, jalur kanopi, dan jalan malam di hutan. Oleh karena itu, paket menginap cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan hutan lebih mendalam.
Mengapa Ulu Temburong National Park Layak Dikunjungi
Banyak taman nasional di Asia Tenggara yang menawarkan hutan hujan tropis. Namun demikian, Ulu Temburong National Park punya keistimewaan yang sulit ditandingi. Brunei tidak pernah menjual hutannya kepada perusahaan kelapa sawit. Hal ini berkat kekayaan minyak bumi yang dimiliki negara ini. Sekitar 53 persen wilayah Brunei merupakan hutan lindung yang dilindungi pemerintah. Oleh karena itu, hutan di Ulu Temburong National Park tetap utuh dan sangat murni hingga saat ini.
Selain itu, jumlah wisatawan yang datang ke Ulu Temburong National Park masih sangat sedikit. Suasana tenang tanpa keramaian membuat pengalaman terasa jauh lebih istimewa. Hutan yang sangat murni dan terjaga ini menjadi tempat sempurna untuk menyegarkan pikiran. Maka dari itu, kawasan ini layak masuk daftar tujuan wisata setiap pecinta alam.
Kesimpulan
Ulu Temburong National Park adalah taman nasional pertama di Brunei yang menyimpan hutan hujan seluas 50.000 hektar. Taman ini menawarkan jalur kanopi setinggi 60 meter dan perjalanan perahu tradisional yang seru. Pada dasarnya, kawasan ini menjadi bukti nyata komitmen Brunei dalam menjaga alam Kalimantan. Oleh karena itu, taman nasional ini layak dikunjungi oleh setiap pecinta alam dan petualangan.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Travel
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Menara Kuala Lumpur Panduan Wisata Lengkap