Kinabatangan River Sungai Terbaik Melihat Satwa Borneo

JAKARTA, incatravel.co.id – Kalimantan menyimpan kekayaan alam yang sulit ditandingi oleh wilayah lain di dunia. Pada dasarnya, pulau terbesar ketiga di dunia ini menjadi rumah bagi ribuan jenis satwa langka. Salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan satwa liar itu secara langsung adalah Kinabatangan River.

Sungai ini membentang sepanjang 560 kilometer di negara bagian Sabah, Malaysia. Justru keberadaan Kinabatangan River menjadikannya salah satu tujuan wisata satwa paling terkenal di Asia Tenggara. Ribuan wisatawan dari berbagai negara datang ke sini setiap tahun untuk menikmati keindahan alam Borneo yang masih sangat asli.

Mengenal Kinabatangan River

Kinabatangan River

Kinabatangan River adalah sungai terpanjang di Sabah dan terpanjang kedua di seluruh Malaysia. Sungai ini mengalir dari pegunungan pedalaman Sabah hingga bermuara di Laut Sulu. Pada dasarnya, aliran sungai ini melewati berbagai jenis ekosistem mulai dari hutan hujan dataran rendah hingga hutan bakau di pesisir.

Pemerintah Sabah menetapkan kawasan di sekitar sungai ini sebagai Suaka Margasatwa Kinabatangan pada tahun 2005. Kawasan lindung ini membentang seluas sekitar 27.800 hektar. Hal ini bertujuan untuk melindungi koridor satwa liar yang mengikuti aliran sungai. Selain itu, penetapan ini membantu menjaga kelangsungan hidup banyak satwa langka di Borneo.

Sementara itu, masyarakat adat Orang Sungai telah tinggal di sepanjang Kinabatangan River selama berabad-abad. Kehidupan mereka sangat bergantung pada sungai untuk mencari ikan dan berdagang. Hal ini menciptakan hubungan harmonis antara manusia dan alam yang terus berlangsung hingga saat ini. Dengan kata lain, sungai ini bukan sekadar habitat satwa liar melainkan juga rumah bagi komunitas adat yang kaya budaya.

Satwa Liar yang Bisa Ditemui di Kinabatangan River

Kawasan sungai ini terkenal sebagai salah satu tempat terkaya di dunia untuk mengamati satwa liar. Berikut beberapa satwa yang bisa ditemui di sini:

  • Orangutan liar di tepian sungai. Kinabatangan River adalah salah satu dari dua tempat di dunia yang masih memiliki orangutan liar. Satwa ini sering terlihat di pepohonan di sepanjang tepian sungai. Selain itu, peluang melihat orangutan sangat tinggi saat cuaca cerah di musim kering.
  • Monyet bekantan yang hanya ada di Borneo. Bekantan adalah primata endemik Kalimantan yang hidungnya sangat besar dan khas. Satwa ini hidup berkelompok di hutan tepian sungai dalam jumlah besar. Hal ini menjadikan kawasan sungai ini sebagai tempat terbaik untuk mengamati mereka.
  • Gajah kerdil Borneo di tepi sungai. Gajah kerdil Borneo merupakan gajah terkecil di Asia yang sangat langka. Kawanan gajah ini kadang terlihat mencari makan di tepian Kinabatangan River. Maka dari itu, melihat gajah kerdil menjadi salah satu pengalaman paling istimewa di sini.
  • Lebih dari sepuluh jenis primata. Kawasan sungai ini menjadi rumah bagi sepuluh jenis primata berbeda. Empat di antaranya merupakan satwa endemik Borneo yang tidak ditemukan di tempat lain. Selain itu, beruk, kera ekor panjang, dan owa Kalimantan juga hidup di sini.
  • Ratusan jenis burung yang menakjubkan. Burung enggang badak menjadi salah satu burung paling dicari oleh pengamat satwa. Bangau Storm yang sangat langka juga tercatat di kawasan ini. Pada dasarnya, sungai ini menjadi surga bagi pecinta pengamatan burung dari seluruh dunia.
  • Buaya muara dan satwa malam. Buaya muara hidup di sepanjang aliran sungai dan sering terlihat saat senja. Tur malam juga memungkinkan wisatawan melihat satwa nokturnal seperti tarsius dan kukang. Oleh karena itu, tur malam menjadi kegiatan yang sangat diminati di kawasan ini.

Kegiatan Wisata di Sepanjang Kinabatangan River

Wisatawan yang datang ke Kinabatangan River bisa menikmati berbagai kegiatan seru. Berikut beberapa kegiatan utama yang ditawarkan:

  • Jelajah sungai dengan perahu saat pagi dan sore. Jelajah sungai menggunakan perahu menjadi kegiatan utama di kawasan ini. Waktu terbaik adalah saat fajar dan senja karena satwa paling aktif. Selain itu, cahaya matahari di jam-jam itu menciptakan suasana yang sangat indah.
  • Jalan malam di tengah hutan hujan. Setelah makan malam, wisatawan bisa ikut jalan malam dengan pemandu berpengalaman. Berbagai jenis serangga, katak, burung tidur, dan satwa malam bisa ditemui. Hal ini memberikan pengalaman yang sangat berbeda dari jelajah sungai di siang hari.
  • Kunjungan ke Gua Gomantong. Gua Gomantong adalah gua terbesar di Sabah dan sumber sarang burung walet terpenting. Jutaan burung walet dan kelelawar tinggal di dalam gua ini. Maka dari itu, kunjungan ke gua ini sering dimasukkan dalam paket tur Kinabatangan River.
  • Mengenal budaya masyarakat Orang Sungai. Program tinggal bersama warga melalui MESCOT KOPEL memungkinkan wisatawan merasakan kehidupan adat. Wisatawan bisa ikut kegiatan pertanian dan budaya setempat secara langsung. Pada dasarnya, pengalaman budaya ini memperkaya perjalanan wisata di kawasan sungai.

Cara Menuju Kawasan Kinabatangan River

Perjalanan menuju kawasan sungai ini cukup mudah dan bisa ditempuh lewat dua jalur. Berikut cara menuju lokasi wisata ini:

  • Jalur darat dari Sandakan. Perjalanan darat dari kota Sandakan memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam. Rute ini melewati pedesaan dan perkebunan kelapa sawit. Kebanyakan agen perjalanan menyediakan layanan jemput dari bandara atau hotel di Sandakan.
  • Jalur sungai dari Sandakan. Beberapa agen menawarkan perjalanan perahu cepat dari Sandakan langsung ke penginapan. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam juga. Selain itu, jalur sungai ini memungkinkan wisatawan melihat satwa sejak awal perjalanan.

Sukau menjadi pusat utama wisata satwa di sepanjang Kinabatangan River. Desa kecil ini berjarak sekitar 132 kilometer dari Sandakan. Sementara itu, Bilit dan Abai juga menjadi titik keberangkatan yang populer bagi wisatawan. Hal ini memberikan banyak pilihan lokasi bagi wisatawan https://www.kimjongiliathemovie.com/learnmore.html yang ingin menjelajahi sungai.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Kinabatangan River

Kinabatangan River bisa dikunjungi sepanjang tahun berkat iklim tropis Sabah yang hangat. Namun demikian, musim tertentu memberikan pengalaman yang lebih baik:

  • Bulan Maret hingga Oktober. Periode ini merupakan musim kering di Sabah yang paling nyaman. Cuaca cerah membuat satwa liar lebih aktif dan mudah diamati. Selain itu, perjalanan perahu terasa lebih nyaman tanpa hujan deras.
  • Bulan April sebagai waktu paling ideal. Bulan ini menawarkan cuaca cerah tanpa keramaian wisatawan. Musim liburan Eropa di bulan Juni dan Juli membuat kawasan ini sangat ramai. Maka dari itu, berkunjung di bulan April menjadi pilihan yang sangat cerdas.

Pada dasarnya, wisatawan disarankan menginap minimal tiga hari di kawasan Kinabatangan River. Waktu yang lebih lama meningkatkan peluang melihat satwa langka seperti gajah kerdil dan orangutan. Hal ini karena kemunculan satwa bergantung pada banyak hal termasuk cuaca dan musim.

Pilihan Penginapan dan Biaya

Kawasan di sekitar Kinabatangan River menawarkan berbagai pilihan penginapan untuk semua jenis wisatawan. Berikut beberapa pilihan yang tersedia:

  • Penginapan ramah lingkungan di Sukau. Sukau Rainforest Lodge adalah penginapan mewah yang sudah memenangkan banyak penghargaan. Penginapan ini menggunakan perahu bertenaga listrik untuk menjaga ketenangan hutan. Selain itu, tamu bisa menikmati pemandangan sungai langsung dari balkon kamar.
  • Penginapan sederhana untuk wisatawan hemat. Bilit Adventure Lodge dan homestay di desa Sukau menjadi pilihan yang lebih terjangkau. Wisatawan bisa memesan kamar, jelajah sungai, dan makan secara terpisah. Hal ini memungkinkan wisatawan mengatur anggaran sesuai kemampuan.
  • Sumbiling Eco Village di tepi sungai. Penginapan ini menawarkan pengalaman menginap bergaya kemah mewah di tengah hutan. Selain itu, penginapan ini dikelola oleh masyarakat adat Iban setempat. Maka dari itu, wisatawan bisa merasakan budaya lokal secara langsung.

Biaya paket tur tiga hari dua malam biasanya berkisar antara 150 hingga 350 dolar Brunei per orang. Harga ini bergantung pada jenis penginapan dan layanan yang dipilih. Paket biasanya sudah mencakup transportasi, jelajah sungai, makan, dan penginapan. Oleh karena itu, wisatawan cukup menyiapkan anggaran tanpa harus repot mengurus banyak hal.

Tips Penting untuk Wisatawan

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum mengunjungi Kinabatangan River:

  • Pesan tur jauh-jauh hari untuk jaminan keberangkatan. Agen perjalanan biasanya membutuhkan minimal dua orang per tur. Wisatawan tunggal sebaiknya memesan lebih awal agar agen bisa mencarikan teman perjalanan. Hal ini mencegah pembatalan tur di menit terakhir.
  • Bawa perlengkapan yang sesuai. Sepatu dengan pegangan kuat, tabir surya, topi, dan penolak serangga sangat penting. Bawa juga tas tahan air untuk melindungi kamera dan perangkat lainnya. Selain itu, pakaian yang cepat kering sangat membantu di iklim lembap.
  • Gunakan teropong untuk pengamatan satwa. Teropong sangat berguna karena banyak satwa berada di kejauhan. Kamera dengan lensa tele juga membantu mengabadikan momen pertemuan dengan satwa. Maka dari itu, teropong menjadi perlengkapan wajib bagi setiap wisatawan.

Kesimpulan

Kinabatangan River adalah sungai terpanjang di Sabah yang membentang sepanjang 560 kilometer hingga Laut Sulu. Sungai ini menjadi rumah bagi orangutan liar, bekantan, gajah kerdil Borneo, dan ratusan jenis burung langka. Pada dasarnya, kawasan sungai ini menjadi salah satu tempat terbaik di dunia untuk mengamati satwa liar di habitat aslinya. Oleh karena itu, Kinabatangan River layak menjadi tujuan utama bagi setiap pecinta alam yang berkunjung ke Borneo.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Travel

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Ulu Temburong National Park Hutan Hujan Asli Brunei

Author